; -->

Beberapa contoh mekanisme feeder untuk pekerjaan berulang / kontinyu

Mekanisme feeder untuk pekerjaan kontinyu

Feeder adalah istilah dalam teknik manufacturing yaitu bagian dari mekanisme suatu alat yang berfungsi untuk mengantarkan atau membawa bahan /benda kerja kepada bagian proses atau untuk suplai bahan dari proses selanjutnya, ada beberapa jenis / macam feeder yang umum di pakai dan banyak digunakan saat ini antara lain seperti : vibrator feeder, rotary feeder , konveyor feeder, pneumatik/hidrolik feeder Ulir/spiral feeder, rol feeder dan lainnya.

Ketika komponen bahan dalam pekerjaan dengan jumlah banyak dan kontinyu, bahan tersebut perlu diorientasikan dan diumpankan ke unit mesin berikutnya. Dalam hal ini bagian pengumpan bahan diperlukan, di mana bahan dimasukkan ke dalam slot penampung dari mesin dengan orientasi seragam sepanjang ujungnya sama.

Pada contoh apilkasi yang diperlihatkan pada gambar dibawah, bagian-bagian dari komponen bahan tersebut di bawa / di umpankan dan terlepas dari unitnya  dan masuk ke pengumpan unit berikutnya untuk proses pengerjaan selanjutnya. atau bisa digunakan sebagai mekanisme terakhir dari proses sebelumnya.

Gambar dan contoh ini hanya ilustrasi saja untuk memberi gambaran pada mesin sebenarnya, sehingga cukup mudah untuk dipahami, dengan menggunakan mekanisme feeder sangat berguna dan memudahkan pengerjaan yang sama dan berulang secara kontinyu.

Contoh berbagai mekanisme feeder



Mekanisme feeder

Gambar 1. Contoh gerakan feeder 1




Mekanisme feeder

Gambar 2. Contoh gerakan feeder 2



Mekanisme feeder

Gambar 3. Contoh gerakan feeder 3


Feeder untuk pekerjaan idustri

 Mesin feeder

Setiap industri manufaktur berusaha untuk menciptakan kegiatan produksi yang efektif, maksimal namun tetap menghemat biaya produksi yang dikeluarkan. Hal ini menjadikan setiap industri menerapkan smart manufacturing dimana industri menciptakan iklim manufaktur yang maksimal dengan teknologi dan alat yang mereka miliki, namun tetap  diimbangi dengan peran manusia yang masih memiliki kontrol akan alat tersebut. Hal ini dikarenakan dua faktor penunjang  yang penting dalam dunia manufaktur yaitu teknologi : mesin yang mereka miliki,  dan kualias SDM, yang bisa disebut dengan peran manusia.

Salah satu teknologi atau mesin yang jarang dibahas dalam dunia manufaktur yaitu mesin feeder. Mesin feeder merupakan sebuah mesin yang sangat bermanfaat dalam dunia manufaktur.

Pengertian mesin feeder

Seperti nama dari 'Mesin Feeder' itu sendiri, mesin feeder merupakan sebuah mesin yang digunakan atau difungsikan untuk 'mengisi' atau 'mengumpan' suatu produk atau benda demi memaksimalkan produksi agar lebih efektif. Mesin Feeder juga diartikan sebagai sebuah mesin yang mengeluarkan sebuah wadah, kemasan atau produk secara satu persatu kemudian disalurkan melalui conveyor. Mesin ini dapat dikombinasikan dengan mesin lain, sesuai dengan tujuan penggunaan.

Mesin feeder dapat digunakan untuk menyalurkan berbagai kemasan atau produk yang terbuat dari logam, kertas, plastik. Dan lain lain.

Manfaat dari mesin feeder

Berikut beberapa keuntungan menggunakan Mesin Feeder dalam proses produksi :

1. Membantu meningkatkan efisiensi dalam kegiatan proses produksi.

2. Meningkatkan Waktu proses kegiatan produksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.

3. Meminimalisir kesalahan pada proses produksi.

4. Dapat  dikombinasikan dengan mesin yang lain sehingga menunjang proses kegiatan produksi.

Contoh  diatas merupakan manfaat dari Mesin Feeder dalam bidang manufaktur. Produsen Mesin Feeder sendiri saat ini masih cukup langka ditemukan pada industri manufaktur di Indonesia bahkan di dunia teknik, ini dikarenakan harus selalu menyesuaikan dengan kebutuhan masing masing produksinya. Padahal, kebutuhan akan mesin feeder sendiri sangat besar. Tidak hanya pada industry besar namun juga kecil dan menengah.

Jika semua prosesnya masih menggunakan tenaga manusia. Hasilnya  Kegiatan tersebut tentunya memakan waktu yang lama, selain itu, hal ini memungkinkan terjadinya human error yang lebih tinggi.

Bidang  yang menggunakan mesin feeder dalam proses produksinya Banyak dijumpai pada bidang bidang industri manufaktur yang membutuhkan mesin feeder diantaranya :

1. Tekstil dan garmen,

2. Percetakan dan printing,

3. Makanan dan minuman,

4. Elektronik,

5. Otomotif,

6. dan Bidang kesehatan,

Mesin feeder sangat menunjang aktivitas produksi . Bisa kita lihat bahwa kebutuhan akan mesin feeder sangat besar dan sangat krusial untuk kebutuhan.

Jenis / Tipe tipe feeder

Berbagai macam tipe feeder yang mana setiap tipe didesain sesuai dengan keperluan. Berikut merupakan tipe tipe feeder yang umum digunakan:

1. Belt fedeer  2. Reciprocating feeder  3. Apron feeder  4. Grizzly feeder  5. Vibrating feeder


Jenis / Tipe tipe feeder,

gambar 4. Jenis / Tipe tipe feeder, 

1. Belt fedeer,  2. Reciprocating feeder,  3. Apron feeder,  4. Grizzly feeder,  5. Vibrating feeder,


1. Belt fedeer

Belt feeder digunakan untuk melakukan proses pemindahan material yang sifatnya ringan, halus, dan kasar. belt feeder tersedia dari dua jenis yaitu belt feeder datar dan belt feeder miring yang menggunakan belt conveyor sersan. biasanya digunakan untuk memindahkan material material yang berada di bawah dump hopeer atau memindahkan material menuju mesin pemecah batu atau mesin vibrating screen.

Belt conveyor tersebut digerakan dengan bantuan pulley drum conveyor agar dapat bergerak. Beberapa komponen tambahan mungkin diperlukan seperti skirt board, belt cleaner, dan feeder.

Feeder yang menggunakan belt conveyor memberikan keuntungan yang lebih baik, terutama pada industri pertambangan.

2. Reciprocating feeder

Reciprocating feeder digunakan untuk material material yang tidak lengket. Dengan menggunakan feeder jenis ini proses pemindahan material dari surge bins hopper dapat berjalan secara terus menerus dengan ukuran yang telah disesuaikan baik dengan ukuran yang besar hingga kecil.

riciprocating feeder digunakan diberbagai industri pertambangan pada tempat crushing plant dan proses penyaringan material. industri semen, kimia, pembangkit listrik, dan lainnya.

3. Apron feeder

Apron feeder, Material material yang berat seperti besi atau batu batuan yang berat cocok menggunakan feeder jenis apron feeder. karena feeder jenis ini dapat mengatasi proses pemindahan yang memerlukan kondisi yang tidak baik, termasuk lingkungan yang basah, lengket, dan sangat dingin.

Apron feeder digerakan oleh rantai besi yang berputar pada besi sproket. Penyesuaian tinggi atau kecepatan dari rotasi perputaran apron feeder memungkinkan untuk mengontrol jumlah hasil yang dipindahkan. Desain apron feeder yang kokoh dan tahan banting dapat memastikan waktu yang diperlukan untuk melakukan proses perawatan dapat ditekan dan mampu berjalan dalam durasi waktu yang panjang.

4. Grizzly feeder

Grizzly feeder  banyak digunakan karena kemampuannya menahan berat material yang berasal dari alat berat seperti truk dan loader. Karena kemampuannya jenis ini banyak digunakan di berbagai macam industri seperti industri pengolahan limbah, pertambangan, dan proses pengolahan batu batuan mineral lainya.

5. Vibrating feeder

Vibrating feeder dapat membawa material ke crusher dengan ukuran yang seragam secara terus menerus. Material tersebut dapat menjadi seragam karena terdapat ayakan batu yang berfungsi untuk menyortir ukuran material material batu. Vibrating feeder mampu untuk menyotir material secara terus menerus sehingga dapat meningkatkan tingkat kapasitas produksi menjadi lebih efektif dan efisien.